Rencana Besar Book reviews

0
12

Author(s): Tsugaeda (Ade)Download  

Description: 

Rifad Akbar. Pemimpin Serikat Pekerja yang sangat militan dalam memperjuangkan kesejahteraan rekan-rekannya.Amanda Suseno. Pegawai berprestasi yang mendapat kepercayaan berlebih dari pihak manajemen.Reza Ramaditya. Pegawai cerdas yang tiba-tiba mengalami demotivasi kerja tanpa alasan jelas.Lenyapnya uang 17 miliar rupiah dari pembukuan Universal Bank of Indonesia menyeret tiga nama itu ke dalam daftar tersangka. Seorang penghancur, seorang pembangun, dan seorang pemikir dengan motifnya masing-masing. Penyelidikan serius dilakukan dari balik selubung demi melindungi reputasi UBI. Akan tetapi, bagaimana jika kasus tersebut hanyalah awal dari sebuah skenario besar? Keping domino pertama yang sengaja dijatuhkan seseorang untuk menciptakan serangkaian kejadian. Tak terelakkan, keping demi keping berjatuhan, mengusik sebuah sistem yang mapan, tetapi usang dan penuh kebobrokan ….

Some Reviews: 106 in Goodreads.com

Sandra Marvin

Sandra Marvin rated it     

Awalnya skeptis waktu ngangkat buku ini dari rak. Mana udah buku obralan lagi di Detos, kan kesannya gimana gitu ya. Saya inget berkali-kali udah ngangkat buku ini di kunjungan-kunjungan sebelumnya dan selalu nggak jadi dibawa ke kasir. Tapi pas saya mulai baca, wow wow wow WOW, ini betulan yang nulis orang Indonesia? tumben saya bisa sampe larut sampai kayak gini? DAN KOK TAU-TAU UDAH JAM 3 PAGI AJA?!
Jarang-jarang saya mau capcipcup beli buku obralan dan saya sangat sangat sangat beruntung saat itu karena akhirnya bawa pulang buku ini.

Laras

Laras rated it     

Lebih ke 3,5 bintang sebenarnya. Kalah bagus dari Sudut Mati menurut saya. Tetapi berhubung Sudut Mati adalah buku kedua, ini berarti baik dong ya karena menunjukkan tulisan si penulis meningkat, menurut pendapat saya.

Saya menikmati keseluruhan buku ini, tapi harus mengakui di bagian awal sempat merasakan kebosanan karena alurnya lambat. Rasanya lama sekali baru cerita bergerak. Dan yang namanya infodump lumayan terasa di awal-awal ini. Namun kemudian cerita bergerak, dan saya akhirnya masuk ke serunya pengalaman membaca. Poin-poin yang membuat penasaran dalam cerita dibuka satu per satu, seperti kulit bawang, menuju ke intinya. Sementara itu saya asyik menebak-nebak apa yang ada dan siapa itu siapa. Seru.

Saya juga jadi penasaran mau tahu bank apa yang jadi model untuk UBI ini dan apa ada kasus di dunia nyata yang kira-kira jadi inspirasi cerita di buku ini. Jadilah saya buka-buka Google. Akhirnya saya baca-baca tentang topik yang belum tentu saya sentuh kalau tidak begini. Tema yang diambil intriguing juga sih, bagus.

Reyuni Adelina

Reyuni Adelina rated it     

Makarim Ghanim bukan seorang detektif. Ia pria separuh baya yang dikenal karena pengalaman dan kecakapannya dalam memberi masukan atau nasihat bagi perusahaan-perusahaan besar dan pemerintah. Ia mendirikan Makarim G. and Co. sebuah perusahaan patungan dengan temannya ini adalah penyedia jasa konsultasi terpadu bagi perusahaan-perusahaan yang mempunyai masalah pengaturan sumber daya mereka.

Suatu hari, seorang ‘teman lama’-nya menghubungi Makarim untuk membantunya dalam sebuah penyelidikan. Orang itu adalah Agung Suditama, Wakil Direktur Utama di Universal Bank of Indonesia (UBI).

Agung meminta bantuan Makarim untuk menyelidiki tiga tersangka utama yang diduga ‘melenyapkan’ uang sebanyak 17 miliar dari pembukuan UBI. Agung meminta Makarim untuk menyelidiki ketiga orang itu–Rifad, Amanda, dan Reza–yang diduga memiliki motif yang paling berpotensi untuk melakukan penggelapan. Makarim menyetujuinya dan mulai menyelidiki ketiga orang yang memiliki pengaruh besar di UBI Surabaya itu.

Nggak bisa banyak komentar tentang buku ini. Yang jelas kepingan domino yang satu per satu terkuak membuatku deg-degan di setiap proses penguraiannya. Banyak kejutan yang membuatku tak bisa berhenti dan penasaran dengan apa yg terjadi berikutnya.

Emosi juga dipermainkan di sini. Bagaimana Makarim membantu kita menelaah kepingan-kepingan skenario besar yg sudah dirancang oleh orang yg bersembunyi dibalik sebuah topeng. Tokoh-tokohnya berhasil ‘hidup’ dan membawa kita dalam petualangan yang memacu adrenalin.

Nyatanya, sistem yang kelihatan mapan, tak ubahnya hanya sistem usang yang penuh kebobrokan. Hanya berperan sebagai aktor yang memainkan peran untuk menutupi sistem yang lebih besar dan jauh lebih buruk.

Saya nggak ragu untuk memberi 4 bintang untuk novel debut ini. Recommended!

cindy

cindy rated it     

Ketika membaca sinopsisnya pertama kali, satu hal yang terlintas di benak. ‘Oh, jadi ini maunya jadi novel thriller asli Indonesia. Sinopsisnya sih bagus, gimana bukunya ya?!?’. Beruntunglah diriku karena tidak lama setelah itu aku mendapatkan buku ini gratis lewat sebuah giveaway yang diadakan penulisnya, @tsugaeda di twitter dan tidak sampai dua hari kemudian, buku sudah di tangan, siap untuk dibaca.

Sejak halaman pertama dibuka, novel ini sungguh-sungguh sangat sulit untuk diletakkan kembali…..

Sudah lama sekali sejak saya membaca novel thriller yang benar-benar menegangkan dan memiliki kejutan alur di akhirnya, apalagi yang berasal dari penulis dalam negeri sendiri. Novel Rencana Besar ini sungguh sangat recommended. Yang paling aku sukai di sini adalah karakteristik tokoh-tokohnya yang terbangun dengan kuat dan manusiawi. Baik Makarim, Reza, Rifad dan Amanda, semuanya digambarkan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dengan latar belakang yang cukup untuk menjelaskan tindakan-tindakan yang mereka ambil saat itu. Mungkin sedikit terlalu pas (Reza pemikir, Rifad penghancur, Amanda pembangun) tapi itu malah membuat kisahnya menarik. Selain itu detail-detail cerita yang rapi juga sangat mencuri perhatian; puntiran cerita di akhir kisah, sebenarnya telah disinggung di awal, penggalan-penggalan alur flash back-nya yang diatur untuk melengkapi alur utamanya, adegan-adegan kecil seperti gelang akar yang dipakai Rifad, umpan dana sumbangan Reza, dan lain sebagainya, semuanya menandakan kematangan novel ini sebagai novel thriller.

Review lengkap ada di
http://readbetweenpages.blogspot.com/…

Hanifah Mahdiyanti

Hanifah Mahdiyanti rated it     

Hal yang membuatku tertarik membaca buku ini adalah blurb-nya yang menggoda. Uang 17 miliar hilang di bank besar dan terkenal? Bisa dipastikan bakal jadi skandal besar yang njelimet dan rumit. Dan ekspektasiku ternyata terpenuhi.

Pada bab-bab awal aku merasa agak was-was kalau nanti aku tidak mampu menyelesaikan buku ini karena ada banyak istilah perbankan yang nggak familiar buatku. Takutnya aku jadi gagal paham. Tapi ternyata ketakutanku nggak terbukti. Selain ada penjelasan singkat yang gampang dimengerti, ada catatan kakinya juga. Cukup membantu tanpa mengurangi kenikmatan baca.

Alur ceritanya seru! Berkali-kali bingung dengan menebak-nebak mana yang benar dan mana yang jebakan. Tegang juga karena karakter-karakternya nggak terduga perilakunya. Penasaran? Jangan takut dengan blurb yang ada kata-kata menyiratkan kalau ini bacaan berat. Ceritanya cukup mengalir lancar kok. Dan ini cerita misteri-suspense asli Indonesia lho. Settingnya juga Indonesia. Keren lah.

Karakter yang jadi tokoh utama cerita ini adalah Pak Makarim Ghanim yang sudah sangat berpengalaman dalam hal manajemen sumber daya manusia. Karakter ini mungkin nggak bad-ass (walaupun banyak aksi dalam kisah ini, Pak Makarim sendiri nggak terlalu aktif), tapi cerdik dan panjang pikir. Jadi teringat Papa Poirot. Eh, memangnya Pak Makarim ini detektif? Bukaaan… tapi di sini Pak Makarim dituntut bekerja seperti detektif. Mata-mata? Udah deh, baca aja sendiri kalau penasaran.

Coba ada sekuelnya, mungkin Pak Makarim jadi tambah bad-ass. #eh #kode

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here